Situs Berita rednews24.com


Posted By : NURHIDAYANTI ,S.PD
Guru IPA SMPN 5 Mandau



RABU, 30-11-2022-09:04:58
32 Viewer Reporter : Habib

Karakter Efektif yang Harus Dimiliki Guru IPA

CAPAIAN pembelajaran IPA SMP kurikulum merdeka IPA adalah aktivitas intelektual dan praktis yang didalamnya meliputi studi sistematis tenteng struktur dan perilaku alam semesta melalui kerja ilmiah. Aktifitas ini memberi pengalaman belajar untuk memahami cara kerja alam semesta melalui pendekatan pendekatan empiris yang dapat di pertanggung jawabkan. Capaian pembelajaran IPA kurikulum merdeka.

A) Rasional mata pelajaran IPA. Tantangan yang dihadapi umat manusia di alam semesta kian bertambah dari waktu ke waktu. Permasalahan yang dihadapi saat ini tidak lagi sama dengan permasalahan yang dihadapi satu bekade atau bahkan satu abad yang lalu. Ilmu pengetahuan dan teknilogi terus dikembangkan untuk menyelesaikan setiap tantangan yang di hadapi. Oleh karena itu, pola pendidikan ilmu pengetahuan alam perlu disesuaikan agar kelak generasi muda dapat menjawab dan menyelesaikan tantangan tantangan yang dihadapi dimasa yang akan datang. Profil belajar Pancasila yang diharapkan dimiliki pada setiap peserta didik Indonesia, perlu di perkuat melalui pendidikan IPA. Ilmu pengetahuan alam atau sains di artikan sebagai pengetahuan sistematis yang diperoleh dari suatu observasi, penelitian dan uji coba yang mengarah  pada penentuan sifat  dasar atau prinsip sesuatu yang sedang diselidiki, dipelajari dan sebagainya.

Ilmu pengetahuan alam adalah aktivitas intelektual dan praktis yang didalamnya meliputi studi sistematis tentang strukture dan perilaku alam semesta melalui kerja ilmiah. Aktivitas ini memberi pengalaman belajar untuk memahami cara kerja alam semesta melalui pendekatan pendekatan empiris yang dapat dipertanggung jawabkan.

Pemahaman ini dapat mendorong peserta didik untuk memecahkan berbagai permasalahan sains yang pada akhirnya terkait dengan sosial, ekonomi dan kemanusiaan. Hasil karya peserta didik akan memberi dampak positif langsung pada lingkungan nya. Ilmu pengetahuan alam (IPA) berperan sangat besar dalam kehidupan peserta didik sehingga mereka dapat menjaga keselamatan diri, orang lain dan alam, mencari potensi potensi yang terpendam dari alam, baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan serta membantu manusia mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah.

Di jenjang SMP ilmu pengetahuan alam menjadi satu mata pelajaran tersendiri agar peserta didik memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mempelajari topik topik dalam bidang keilmuan Fisika, Kimia, Biologi, serta bumi dan antariksa. Prinsip prinsip dasar metodologi ilmiah dalam pembelajaran ipa akan melatih sikap ilmiah diharapkan akan melahirkan kebijaksanaan dalam diri peserta didik. Sikap ilmiah tersebut antara lain keingintahuan yang tinggi, berpikir kritis,analitis, terbuka, jujur, bertanggung jawab, objektif, tidak mudah putus asa, tekun, solutif, sistematis dan mampu mengambil kesimpulan yang tepat.

Pencapaian pembelajaran IPA diukur dari seberapa kompeten peserta didik dalam menggunakan pemahaman sains dan keterampilan proses (inkuri yakni mengamati, mengajukan pertanyaan, mengajukan hipotesis, memilih dan mengelolah informasi, merencanakan dan melaksanakan kegiatan aksi serta melakukan refleksi diri), serta mempunyai sikap dan perilaku sehingga peserta didik dapat berkontribusi positif terhadap pengembangan dan kelestarian lingkungannya.

B) Tujuan mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). Pelajaran IPA merupakan sarana yang strategis dalam mengembangkan strategis dalam mengembangkan profil pelajar pancasila. Dalam kegiatan pembelajaran IPA, peserta didik akan mempelajari alam semesta ciptaan Tuhan serta berbagai tantangan yang ada didalamnya. Proses ini merupakan media pembelajaran yang sangat strategis dalam membangun iman dan taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa yang berdampak pada sikap berakhlak mulia.

Melalui proses saintifik maka diharapkan kemampuan peserta didik untuk bernalar kritis agar mampu memproses dan mengelolah informasi baik kualitatif maupun kualitatif secara objektif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, melakukan analisa, evaluasi, menarik kesimpulan dan menerapkan hal yang dipelajari dalam situasi baru. Mata pelajaran ipa diharapkan dapat memfasilitasi peserta didik untuk mandiri dan mampu berkolaborasi dengan orang lain.Selain itu peserta didik dapat menggali potensi yang dimiliki Indonesia, mengidentifikasi masalah yang ada di sekitarnya dalam persepektif global.

Dengan mempelajari IPA secara terpadu, peserta didik mengembangkan dirinya sesuai dengan profil pelajar pancasila dan dapat:

1. Mengembangkan ketertarikan dan rasa ingin tahu sehingga peserta didik terpacu untuk mengkaji fenomena yang ada disekitar manusia, memahami bagaimana sistem alam semesta bekerja dan memberikan dampak timbal balik bagi kehidupan manusia
2. Berperan aktif dalam memelihara, menjaga, melestarikan lingkungan alam, mengelolah sumber daya alam dan lingkungan dengan bijak
3. Mengembangkan keterampilan proses inkuiri untuk mengindentifikasi, merumuskan hingga menyelesaikan masalah melalui aksi  nyata
4. Memahami persyaratan persyaratan yang diperlukan peserta didik untuk menjadi anggota suatu kelompok masyarakat dan bangsa serta memahami arti menjadi anggota masyarakat bangsa dan dunia, sehingga dia dapat berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan dirinya dan lingkungan di sekitarnya
5. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep konsep di dalam IPA serta menerapkan dalam kehidupan sehari hari.

C) Karakteristik mata pelajaran ilmu pengetahuan alam. Ilmu pengetahuan (sains) merupakan sebuah sistem pengetahuan tentang dunia fisik serta fenomena terkait yang memerlukan observasi tanpa biasa serta eksperimentasi yang sistematis. Ilmu pengetahuan berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Apa yang diketahui sebagai sebuah kebenaran ilmiah pada masa lampau mungkin mengalami pergeseran pada masa kini atau pun masa depan.

Jadi, ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan perlu terus dikembangkan untuk mengungkap kebenaran dan memanfaatkannya untuk kehidupan. Pendidikan IPA secara terpadu berfokus pada kompetensi penerapan kaidah penelitian ilmiah dalam proses belajar.vDengan demikian, diharapkan setelah menguasai IPA, peserta didik memiliki landasan berpikir dan bertindak yang kokoh yang didasarkan atas pemahaman kaidah penelitian ilmiah. Guru ilmu pengetahuan alam (IPA) atau sains yang sukses menggunakan lebih banyak metode pengajaran dan eksperimental dan pada menghafal standar.

Begini karakter yang efektif dan harus dimiliki oleh guru IPA agar dapat menumbuhkan minat  dan kualitas anak didiknya:

1) Menumbuhkan rasa ingin tahu siswa. Anak-anak pada dasarnya ingin tahu. Guru sains harus menggunakan peristiwa hari yang relevan sebagai pembelajaran dasar sehari-hari yang menumbuhkan minat  dan rasa ingin. Pendekatan ini mendorong siswa untuk mengambil peran lebih aktif dalam mencari tahu bagaimana peristiwa alam belajar mengajar pelajaran tersebut oleh instruktur. Misalnya, seorang guru mengajukan pertanyaan yang menarik kepada siswa, bagaimana cara menghilang seiring waktu? Selama percobaan berikut, siswa menggunakan termometer untuk mengukur suhu udara di luar waktu yang berbeda dalam sehari. Mereka menggunakan data untuk membuat hubungan antara perubahan suhu dan ukuran perkiraan udara dan alasan dibaliknya. Dalam hal ini guru melibatkan siswa dalam praktik ilmiah dan menggunakan kejadian sehari hari untuk mengajarkan konsep konsep ilmiah utama seperti matahari, energi dan transfer energi

2) Mendorong pemikiran ilmiah. Guru sains yang efektif melibatkan siswa dalam memahami peristiwa  alam dan ide-ide sains yang dimilikinya. Dengan kata lain, mereka secara aktif melibatkan siswa dalam bertanya tanya dan mencari tahu fenomena sains  di sekitar mereka dan bagaimana hal itu terjadi. Mereka membantu siswa mengembangkan eksplorasi dan hipotesis untuk menjelaskan peristiwa tersebut dan mendorong mereka untuk menguji dan memperbaiki penjelasan mereka berdasarkan bukti ilmiah. Misalnya ketika suatu kelas sedang belajar tentang bagaimana siang dan malam terjadinya, siswa menggambarkan pemahaman mereka sendiri tentang fenomena menggunakan praktik ilmiah yang disebut pemodelan. Ketika mereka belajar lebih dan lebih, mereka terus merevisi gambar mereka. Mereka juga mengumpulkan data jangka panjang untuk memahami pola siang dan malam. (*)
  • riaupotenza.com adalah Situs berita riau, media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita disini selalu update, dan secara kreatif mengubungkan teks, foto, video dan suara dan kami fokus pada pembaca di Indonesia dan Riau khususnya, baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri Selengkapnya
  • Kontak Perusahaan

    Alamat :Jl. KH Ahmad Dahlan No.14 C Sukajadi Pekanbaru Riau
    Phone:
    Fax:
    Email:riaupotenza@gmail.com